Thesis Psikologi

Thesis Psikologi-39
Karena maksud dan tujuan pembuktian tesis ini, maka metodologi penelitian yang dipakai untuk membuktikan tesa tadi harus sudah lebih advance, untuk membedakannya dengan penelitian yang dilakukan kalangan-kalangan di luar tuntutan untuk menjadi akademisi – survey, riset pemasaran, ataupun lembaga-lembaga pooling.

Kajian ini telah menerapkan teori Psikologi Individu ke dalam komuniti penagihan dadah yang terdiri daripada individu yang unik dan berbeza walaupun mempraktikkan tingkah laku yang sama iaitu penagihan dadah.

Dalam konteks pemulihan tingkah laku penagihan dadah pula, ciri pendekatan teori Psikologi Individu yang boleh menjelaskan secara keseluruhan tentang gaya hidup dan minat sosial adalah memang selari dengan keperluan dalam perkhidmatan kaunseling dan psikoterapi.

Mungkin pada titik ini kita harus menentukan pilihan skripsi tadi harus serta merta berbentuk tulisan ilmiah berupa laporan penelitian. Karena menurut pengertian skripsi pada pengertiannya yang asli, bisa saja jawaban terhadap persoalan ilmiah yang dilontarkan mahasiswabisa dijawab dengan memakai pembuktian teori (ada yang mengatakannya dengan teoritis, atau pembuktiannya lewat analisis yang lebih bersifat kualitatif misalnya?

(bisakah misalnya skripsi hanya menganalisis novel Saman dengan memakai teori Jung? Menurut kami bisa saja, yang penting dalam skripsi adalah kemahiran membedah masalah dengan rujukan teori, dan bagaimana dengan rujukan teori tersebut “tertib berpikir ilmiah” mahasiswa terlihat dengan jelas.

Dengan serta merta kaidah-kaidah teknik penulisan ilmiah seperti yang sudah disebutkan di atas HARUS dikuasai dengan baik.

Perbedaan yang mendasar antara skripsi dan tesis adalah: dalam tesis pengajuan suatu tesa (academic standpoint) adalah ROH dari suatu penelitian tesis.

Dengan pengertian ini substansi pengertian skripsi terletak pada usaha untukmenjelaskan (eksplanasi) dan mungkin pemerian yang lebih jelas (deskripsi) suatu gejala.

Dengan skripsi memang dituntut kemampuan mahasiswa untuk merumuskan penalaran ilmiahnya terhadap suatu gejala, bagaimana gejala itu dicoba untuk dijelaskan dengan suatu rujukan teori dan bagaimana kesimpulan yang diambil dari usaha-usaha untuk menjelaskan gejala tersebut.

Karenanya metodologi penelitiannya pun harus lebih “advance”, karena concernnya lebih dijadikan syarat kelulusan di program S-1 dengan maksud memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk menunjukkan bahwa dia dapat menerapkan langkah-langkah pendekatan ilmiah untuk memperoleh pengetahuan dan melaporkannya secara tertulis.

Biasanya, dalam Thesis dijadikan syarat kelulusan di program S-2 dengan maksud memberikan kesempatan kepda mahasiswa untuk menunjukkan bahwa dia dapat mebuat suatu sintesis baru atau penerapan pengetahuan yang sudah ada, dan melaporkannya secara tertulis.

SHOW COMMENTS

Comments Thesis Psikologi

The Latest from www.kaworu.ru ©